Toto dan organisasinya, Bike 2 Work (B2W) membangun kesadaran mengenai keuntungan ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang didapatkan dari bersepeda bagi para penghuni kota di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Tujuan B2W adalah memperkenalkan bersepeda sebagai cara transportasi yang mudah dan sehat dengan cara mendorong pemerintah menciptakan jalur sepeda dan penitipan sepeda, menyediakan jaringan dukungan pendorong movitasi bagi para pengendara sepeda, dan memberikan akses sepeda yang aman, terjangkau, dan praktis.
Toto berhasil menjembatani jurang antara isu publik seperti pencemaran dan masalah kesehatan dengan gaya hidup pribadi, kemudian mendorong orang untuk mengenali peran masing-masing untuk ikut serta mengatasi masalah sosial yang lebih besar. Ia dan komunitas B2W memberdayakan orang dengan memotivasi mereka mengambil tindakan melawan pencemaran udara dan masalah energi dengan bentuk sederhana, yakni bersepeda dan mengurangi beban lalu lintas kota. B2W berfungsi sebagai jaringan yang berguna, menghubungkan manusia satu sama lain untuk berbagi gagasan dan membantu membuat penggunaan sepeda lebih nyaman, misalnya dengan mendorong diadakannya parkir sepeda di tempat kerja dan secara kolektif terus menekan pemerintah kota untuk membuat jalur khusus sepeda.
Toto memulai strateginya mengubah Jakarta menjadi kota ramah sepeda dengan cara menjangkau kalangan pekerja kelas bawah, kelompok yang terpaksa menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi murah. Toto dan timnya kemudian bergerak menciptakan permintaan bersepeda di kalangan menengah. Kalangan menengah tumbuh dengan cepat di seluruh Asia Tenggara, dan sulit untuk ditembus karena sebagian besar mampu membeli mobil. Mobil adalah simbol status dan kenyamanan. Kelompok sasaran lainnya adalah pelajar: B2W mengorganisir para pengendara sepeda di sekolah untuk mengedepankan sepeda sebagai moda transportasi bagi pelajar dan mengajari generasi muda mengenai masalah lingkungan yang dihadapi Indonesia sekarang dan di masa depan. Komunitas B2W Toto telah tersebar di 31 kota di Indonesia, dari Aceh di ujung barat hingga Papua di ujung timur, dan saat ini memiliki 11.000 anggota pengendara sepeda dari berbagai latar belakang, termasuk pekerja, eksekutif, pelajar, dan pejabat pemerintah.
Gerakan ini menyebar cepat karena kampanye media publik yang kreatif dan motivasi antar individu yang dijalankan Toto. Toto juga meraih pamor politis setelah berhasil menjangkau Presiden Indonesia untuk mendapatkan dukungan pemerintah lokal bagi semua Chapter B2W. Tumbuh besarnya B2W didukung oleh komitmen untuk merancang produk baru dan memajukan industri sepeda. B2W telah mengembangkan dan mengawasi produksi sepeda yang terjangkau, sambil mendorong toko sepeda, bengkel, dan perusahaan kredit sepeda bermunculan di seluruh negeri.
|