Mencari dan Menyeleksi
Ashoka memaksimalkan dampak sosialnya melalui proses seleksi Fellow yang ketat yang terus teruji selama 25 tahun lebih. Dengan dukungan dari jaringan nominator yang terdiri dari organisasi mitra, praktisi bisnis, wirausahawan sosial dan tokoh masyarakat lainnya, Ashoka menjelajah seluruh pulau di Indonesia untuk mencari dan mengevaluasi kandidat berdasarkan kelima kriteria Ashoka, yaitu:
Kriteria 1: Gagasan Baru
Apakah calon terobsesi oleh gagasan baru dalam memecahkan masalah publik? Apakah karyanya sebuah inovasi bagi perubahan mendasar atau hanya sekedar perubahan cara pelaksanaan kegiatan? Apakah gagasannya akan mengubah pola di tingkat nasional? Sejauh mana kegiatannya berbeda dengan yang dilakukan pihak lain?
Kriteria 2: Kreativitas
Apakah calon kreatif dalam penentuan visi/tujuan dan pemecahan masalah? Seberapa kreatif calon menghadapi peluang dan kendala yang ada? Apakah calon menciptakan pemecahan baru?
Kriteria 3: Kualitas Wirausaha
Apakah calon sungguh berdedikasi terhadap visinya mewujudkan pola baru dalam masyarakat? Apakah calon bersedia bertahun-tahun bergelut menjawab tantangan yang ada? Apakah calon memiliki keteguhan hati, sikap, kepemimpinan, dan kapasitas berorganisasi? Apakah calon pernah melakukan hal yang berbeda bahkan beresiko? Apakah calon berorientasi pada hasil atau sekedar menjalankan rutinitas kegiatan?
Kriteria 4: Pengaruh Sosial
Apakah gagasan calon berpotensi memecahkan masalah sosial di tingkat nasional atau lebih luas lagi? Apakah gagasannya memberi manfaat sosial? Jika ya, seberapa banyak orang yang akan terpengaruh dan seberapa besar manfaatnya? Apakah gagasannya dapat direplikasi?
Kriteria 5: Akhlak
Apakah calon sungguh orang yang benar-benar jujur? Secara naluri, dapatkah anda mempercayai calon? Apakah motivasi yang dimiliki calon berakar pada komitmen untuk melayani orang lain?