Status Keanggotaan
Dalam Fellowship
Ashoka
Calon ada pada tingkatan berbeda dalam perkembangan mereka sebagai wirausahawan sosial. Jenis-jenis hubungan dikembangkan untuk membedakan tingkatan dalam siklus hidup wirausahawan sosial yakni :
Affiliate adalah seorang wirausahawan sosial yang dipercaya Ashoka berpeluang besar untuk bisa menjadi setingkat Asosiasi setelah satu tahun terpilih sebagai Affiliate. Pada umumnya mereka berusia muda, kurang pengalaman dalam tahap peluncuran. Di banyak kasus, anggota Fellowship yang tertarik dan memiliki komitmen pada gagasan Affiliate bersedia menjadi mentor bagi mereka selama satu tahun. Ashoka mendukung Affiliate dengan satu tahun tunjangan hidup dan keanggotaan sementara dalam Fellowship. Setelah satu tahun Affiliate harus dievaluasi kembali oleh Panel Seleksi dan lulus sebagai Associate Fellow atau Full Fellow.
Associate Fellow standar pemilihan sama dengan seorang Full Fellow namun berbeda dalam hal: a) relativitas pengalaman calon, b) tingkat resiko dan kesulitan gagasan, dan c) status perkembangan gagasan. Panel Seleksi dapat menentukan seorang Associate Fellow berkembang ke status Full Fellow setelah ia memenuhi target tertentu dalam satu periode tertentu.
Full Fellow pada satu titik dalam siklus hidupnya, Fellow telah memperlihatkan nilai gagasannya dan telah memulai proses penyebarannya. Ashoka umumnya mendukung Full Fellow dengan tunjangan hidup sampai dengan tiga tahun.
Senior Fellow bila wirausahawan sosial telah menetap dengan satu ide untuk beberapa tahun, membangun, memperbaiki, dan mengikutinya hingga berkembang, maka ia telah bergerak keluar dari ‘tingkat peluncuran.’ Ide telah diluncurkan, dan kini mengumpulkan momentum dan kejelasan. Tantangan besar tetap ada, mungkin bersifat internal berkaitan dengan desain dan pertumbuhan institusi wirausahawan, atau eksternal terkait dengan pemasaran dan penyebarluasan. Ide telah diluncurkan dan bertahan, sehingga dukungan Ashoka tidak lagi menjamin. Namun Fellow Senior tetap memiliki kebutuhan: mungkin merasa ‘terperangkap’ – terhambat dalam administrasi, tak mampu merekrut staf yang tepat, kehabisan dana; perkembangan ide terhalang oleh jaringan kontak yang terlalu kecil; energi dan kesuksesan fase awal digantikan dengan perkembangan lambat dan tak tentu dari sebuah pejalanan panjang. Ashoka ingin membantu wirausahawan menghadapi tantangan ini, namun bukan dengan menyediakan dana untuk pribadi atau lembaga. Melainkan membantu menemukan jalan bagi yang bersangkutan untuk dapat berhasil memperoleh pendamping.
Member adalah mereka yang telah mencapai dampak mendasar dan terbukti telah matang dalam pekerjaan mereka. Mereka dianggap telah membuat “catatan sejarah”. Karena mereka telah dikenal dan gagasan mereka diakui, Member jarang membutuhkan atau menerima dukungan tunjangan hidup. Keterlibatan mereka dengan Ashoka umumnya melalui kegiatan Fellowship.
Keberhasilan perkembangan sebuah gagasan tidak sama dengan penghapusan masalah sosial. Dengan menyoroti capaian Member dalam menciptakan rumah urban murah misalnya, kita tidak mengartikan bahwa semua kampung kumuh hilang. Atau dalam perlindungan hutan, bukan berarti bahwa semua pohon tumbuh tanpa gangguan. Yang dimaksud adalah bahwa Member secara mendasar telah mengubah cara masyarakat mengartikan masalah dan merancang pemecahannya. Member sendiri mungkin seorang sosok yang tersembunyi atau bahkan tak terkenal sama sekali; seseorang tidak harus menjadi terkenal untuk menciptakan dampak. Sebagai wirausahawan sosial, dia bekerja di belakang layar untuk menumbuhkan sikap dan hubungan baru antar warga, sektor sosial, pemerintah, bisnis. Bila kita memetakan sejarah bagaimana perubahan sosial besar terjadi, kita akan menemukan garis merah yang menunjukkan kreativitas, kepemimpinan, kolaborasi, bimbingan sebagai pengaruh dari Member, yang tanpanya dampak yang ada tak akan mungkin terjadi.